Manajemen Proses di Linux dengan PS dan KILL

Sabtu, 15 Oktober 2016

Salahsatu yang seharusnya dipelajari ketika kalian migrasi ke GNU/Linux adalah sistem manajemen proses. Oleh karena itu kali ini kita akan membahas manajemen proses di GNU/Linux menggunakan perintah PS dan KILL.
Yang harus dikuasai dalam manajemen proses :
  • Mengetahui proses yang terjadi Linux
  • Dapat melakukan proses controlling terhadap proses di Linux
  • Menghentikan proses yang tidak dibutuhkan dan mengurangi performa Linux

Sebenarnya saat kita menekan tombol close pada sebuah aplikasi yang berjalan itu juga termasuk manajemen proses. Namun bagaimana kita menghentikan proses yang berjalan di background, atau program yang crash sehingga not respon ketika di klik tombol close nya ? Disinilah kita harus mempelajari command ps dan kill.
Oke langsung saja kita mulai.
Perintah PS
ps -aux
Perintah ini digunakan untuk melihat semua proses yang berjalan.
ps -u user
Untuk melihat proses yang dijalankan oleh user tertentu. Contoh ps -u kaori .
ps -aux | grep -i "key"
Untuk melihat proses yang berjalan dengan filter keyword tertentu. Contoh kita ingin melihat proses dengan nama "video" yang berjalan. berarti command nya ps -aux | grep -i "video" .
Sebenarnya masih banyak opsi lain dari perintah PS namun bagi saya hanya itu yang penting. Untuk command lain bisa kalian pelajari sendiri dengan command
ps --help all
Setelah paham dengan perintah PS, kita masuk ke tahap aksi yaitu menghentikan proses yang sedang berjalan dengan kill.

Perintah KILL
Proses mematikan proses dengan kill secara normal adalah dengan command
kill pid
Contoh :
ps -aux | grep -i "parole"
Output :
akame   7361   1.4   0.8   1610472   59232  ?  Sl  08:18   6:26   parole  /media/akame/video/sad.mp4
pid adalah angka di samping user yang menjalankan. Dalam contoh ini adalah 7361
maka command kill nya :
kill 7361
Jika kita ingin menghentikan proses yang dijalankan oleh user lain, kita harus menggunakan root user terlebih dahulu. Bisa sudo kill atau sudo su terlebih dahulu.
Adakalanya proses yang berjalan mengalami hang atau crash sehingga tidak bisa dihentikan dengan cara biasa. Sehingga kita perlu melakukan force close dengan perintah
kill -9 pid
Selain command kill ada juga perintah killall. Bedanya, jika kill menghentikan proses berdasarkan pid, killall menghentikan proses berdasarkan nama. Sehingga kita bisa menggunakan killall untuk menghentikan banyak proses yang sama sekaligus.
Contohnya ada 10 aplikasi firefox yang berjalan kita masukkan perintah
killall firefox
Maka semua proses yang berhubungan dengan firefox akan dientikan. 
Oke mungkin sekian dulu artikel kali ini, semoga bermanfaat. Jika ada kesulitan silahkan bertanya.
Judul Artikel: Manajemen Proses di Linux dengan PS dan KILL
Ditulis oleh: Jack Wilder
Rating Artikel: 5 dari 5

Another Cool Stuff

Artikel Terkait Linux ,Linux Basic ,Tutorial

4 komentar:

  1. sering2 gan post ginian biar saya sambil belajar hehe

    BalasHapus
  2. nambah informasi ane soal linux terima kasih infonya

    BalasHapus
  3. pas banget nih buat pemula bang! dan bagi yang mau belajar linux awal bisa memanajemen proses di linux nggak ribet juga sih wkwk

    BalasHapus
  4. mungkin nanti di sekolah ane bakal pelajari linux nih gan.. GO TKJ!! hehe

    BalasHapus