Langkah-langkah Instalasi Arch Linux

Thursday, February 8, 2018

Langkah-langkah Instalasi Arch Linux. Jadi di tutorial pertama saya tentang Arch Linux beberapa waktu lalu adalah bagaimana cara install OpenSSH di Arch Linux. Sebenarnya terbalik karena seharusnya saya menulis terlebih dahulu bagaimana cara install Arch Linux. Jadi di tutorial ini yang akan kita bahas adalah bagaimana menginstall Arch Linux.
Oke di tutorial ini saya menggunakan Arch Linux versi terbaru yaitu Arch Linux 2018.02.01.
Untuk ISO nya bisa kalian download di:

Di tutorial ini saya menjelaskan langkah langkah instalasi Arch Linux dengan support UEFI. Hal ini dikarenakan rata rata laptop sekarang memang sudah support UEFI.
Sebelum memulai instalasi pastikan kalian memiliki koneksi internet karena proses instalasi Arch Linux yang saya bahas disini adalah instalasi online.
Oke langsung saja ke tutorial nya.
Pertama, buat installer Arch Linux nya. Bisa melalui perintah dd atau menggunakan Etcher. Selanjutnya, tinggal booting ke installer.

Pilih Boot Arch Linux


Tahap Partisi

Selanjutnya masukkan perintah
cfdisk
Karena yang akan kita bahas adalah instalasi dengan suppoer UEFI, maka pilih gpt. Jika tidak, pilih dos.

Oke, disini saya memiliki ruang kosong untuk penginstalan sebesar 15GB.
Lalu berikut pembagiannya:
  • EFI System sebesar 1GB di /dev/sda1
  • Swap sebesar 2GB di /dev/sda2
  • Sistem sebesar 7GB di /dev/sda3
  • Home sebesar 5GB di /dev/sda4

Usahakan selalu memisah partisi home dari sistem. Hal ini untuk berjaga jaga semisal sistem kita crash di kemudian hari dan mengharuskan install ulang, setidaknya data data kita di home user tidak ikut terhapus. 

Setelah pembagian disk selesai, pilih write lalu quit.

Tahap Format Filesystem
Setelah tahap partisi sudah selesai, selanjutnya adalah mengatur format dari partisinya. Untuk EFI menggunakan fat32.

mkfs.fat -F 32 /dev/sda1
mkswap /dev/sda2
mkfs.ext4 /dev/sda3
mkfs.ext4 /dev/sda4
Pehatikan baik baik lokasi disk nya ya. Jangan asal dicopas saja.

Tahap Mounting
Setelah semua format partisi benar, sekarang kita mount.
swapon /dev/sda2
mount /dev/sda3 /mnt
mkdir /mnt/{boot,home}
mount /dev/sda1 /mnt/boot
mount /dev/sda4 /mnt/home
Setting Repo dan Instalasi Sistem
Karena kita lokasinya di Indonesia, gunakan mirror dari server Indonesia agar proses downloadnya lebih cepat.
nano /etc/pacman.d/mirrorlist
Lalu masukkan
Server = http://kambing.ui.ac.id/archlinux/$repo/os/$arch
Server = http://suro.ubaya.ac.id/archlinux/$repo/os/$arch


Jika sudah, tinggal tahap install.
pacman -Syy && pacstrap /mnt base base-devel
 Tunggu proses instalasi sampai selesai. Berapa lama? Tergantung koneksi. Di saya sekitar 20 menit.

Konfigurasi Sistem
Selamat, sedikit lagi proses install akan selesai. Ya kira kira setengah jalan..
Buat file fstab untuk menentukan bagaimana partisi disk, perangkat blok atau sistem file remote dipasang ke dalam filesystem.
genfstab /mnt >> /mnt/etc/fstab
 Oke sampai disini saatnya mengatur hostname, locate, dan zona waktu.
echo "linuxsec" > /etc/hostname
sed -i 's/#en_US.UTF-8 UTF-8/en_US.UTF-8 UTF-8/' /etc/locale.gen
locale-gen
echo LANG=en_US.UTF-8 > /etc/locale.conf
export LANG=en_US.UTF-8
ln -sf /usr/share/zoneinfo/Asia/Jakarta /usr/localtime
hwclock --systohc --utc 
Selanjutnya menginstall beberapa tools yang diperlukan untuk terhubung ke jaringan setelah di restart.
pacman -S wpa_supplicant dialog
Sampai disini sebenarnya sistem sudah terinstall di harddisk. Namun tidak akan bisa digunakan saat direstart karena belum terinstall bootloader sehingga Arch Linux tidak akan dikenali. Lanjut ke penginstalan bootloader. 
pacman -S grub efibootmgr dosfstools os-prober mtools
mkinitcpio -p linux
grub-install --target=x86_64-efi --efi-directory=/boot --bootloader-id=grub_uefi --recheck
grub-mkconfig -o /boot/grub/grub.cfg
Jika tidak ada error, lanjut ke langkah terakhir yaitu mengatur password root lalu restart sistem.
passwd root
reboot 


CLI ? Yup. Arch Linux memang hadir tanpa DE. Di tutorial selanjutnya kita akan bahas bagaimana menginstall DE di Arch Linux.



Sekian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat. Jika ada yang perlu ditambahkan atau ada yang ingin ditanyakan silahkan komentar.

Oh iya maaf juga untuk step step mendekati akhir malah tidak ada gambarnya. Karena keasyikan praktek saya malah lupa yang mau screenshot. :)

Artikel Terkait Arch Linux

2 comments:

  1. bang kalo mau dual boot sama windows harus ada ruang kosong di hdd nya,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya dong. bikin aja partisi kosong 20gb

      Delete