Pengertian dan Fungsi dari Web Server

Minggu, 08 September 2019

Pengertian dan Fungsi dari Web Server. Oke kali ini saya tidak akan menulis tutorial namun di artikel ini saya akan sharing sedikit mengenai pengertian apa itu web server dan apa fungsi web server. Bagi yang profesinya seorang sysadmin atau webmaster mungkin tidak asing dengan web server.



Apa itu Web Server?
Mungkin kita awali pembahasan ini dengan pengertian dari web server. Web server adalah software atau perangkat lunak sebagai penyedia layanan berbasis data dan  berfungsi menerima permintaan dari protokol HTTP atau HTTPS yang dikirim oleh client menggunakan aplikasi tertentu misalnya browser web (Chrome, Firefox, Opera, dll) atau bisa juga menggunakan curl dan kemudian mengirimkan kembali kepada client dalam bentuk halaman web (yang umumnya) berbentuk dokumen HTML.

Atau singkatnya, web server perangkat lunak yang berfungsi untuk memproses permintaan dari client (melalui web browser) dan mengirimnya kembali kepada client dalam bentuk halaman HTML.

Pada saat web server menerima HTTP request dari browser, jika diperlukan web server akan mengirimkan query ke database untuk memenuhi permintaan HTTP request yang dikirimkan oleh browser.

Fungsi dari Web Server
Seperti yang sudah didefinisikan diatas, Web Server berfungsi untuk memproses permintaan dari pengguna dan mengirimnya kembali kepada pengguna. Dan seperti yang kita tau, file yang bisa "diminta" oleh client sendiri bisa bermacam-macam jenis, seperti file teks, file audio, file video, ataupun file gambar. Data inilah yang dikirim dari web server kepada client melalui browser web,

Singkatnya, fungsi dari web server adalah untuk menerima dan memproses kembali permintaan yang dikirim oleh client.

Macam-macam Web Server
Saat ini ada banyak sekali produk dari Web Server yang bisa digunakan. Saat ini kita mengenal web server populer seperti Nginx, Apache, LiteSpeed, IIS, dll.

Nginx
Nginx dikenal sebagai web server yang ringan. Oleh karena itu, Nginx dikenal lebih handal untuk menangani website dengan trafik tinggi. Namun Nginx dikenal lebih rumit konfigurasinya jika dibanding Apache. Saat ini Nginx juga termasuk web server yang populer. Salahsatu turunan dari Nginx adalah Tengine, server web yang dibuat oleh Taobao, situs web e-commerce terbesar di Asia.

Selain bisa digunakan untuk web server, Nginx juga bisa digunakan sebagai load balancer. Tutorial mengenai load balancing dengan Nginx bisa cek artikel berikut:


Apache

Apache juga termasuk salahsatu web server yang populer. Salahsatu kelebihannya adalah karena web server ini mudah untuk dikonfigurasi sehingga cocok untuk pemula yang baru mengenal dan belajar mengenai web server. Dukungan komunitas juga besar, sehingga kalian tidak perlu khawatir jika mengalami masalah, karena ada banyak pengguna lain yang siap membantu. Kekurangannya, web server ini menurut hasil benchmark lebih berat jika dibanding dengan Nginx, jadi mungkin tidak cocok untuk server dengan spesifikasi rendah.

Mungkin dua itu saja yang saya bahas. Untuk kekurangan dan kelebihan dari web server lain mungkin saya bahas lain waktu, atau kalian bisa googling saja karena sebenernya saya lumayan ngantuk waktu nulis artikel ini haha.

Oke mungkin itu saja artikel kali ini. Semoga sekarang kalian paham tentang web server dan fungsinya. Share jika atikel ini bermanfaat, dan tinggalkan komentar jika ada yang ingin ditanyakan.

Artikel Terkait Web Server