Cara Install Tails OS melalui Ubuntu dan Debian

Saturday, August 4, 2018

Cara Install Tails OS melalui Ubuntu dan Debian - Sebelumnya kita telah membahas mengenai Tails OS. Nah sekarang saya mau share tutorial bagaimana cara install Tails OS ke Flashdisk melalui Debian serta Ubuntu.



Sebelumnya, tentu yang harus kalian persiapkan adalah flashdisk dengan minimal kapasitas 8 GB. Selanjutnya, berikut OS minimal yang bisa kalian gunakan sebelum menginstall Tails OS.
  • Debian 9 (Stretch) or later
  • Ubuntu 16.04 (Xenial Xerus) or later
  • Linux Mint 18 (Sarah) or later

Sekarang kita mulai. Pertama, kita verifikasi dulu Tails Signing Key yang nantinya akan digunakan untuk memverifikasi Tails OS ISO.
Pertama, import Tails Signing Key
wget https://tails.boum.org/tails-signing.key
gpg --import < tails-signing.key

Selanjutnya, install Debian Keyring yang didalamnya sudah berisi OpenPGP key dari semua Developer Debian.
sudo apt install debian-keyring

Lalu import key milik  Stefano Zacchiroli, leader Debian Project ke dalam keyring kita.
gpg --keyring=/usr/share/keyrings/debian-keyring.gpg --export zack@upsilon.cc | gpg --import
Sekarang kita verifikasi Tails key.
gpg --keyid-format 0xlong --check-sigs A490D0F4D311A4153E2BB7CADBB802B258ACD84F

Perhatikan salah satu baris disana. Jika ada
sig! 0x9C31503C6D866396 2015-02-03  Stefano Zacchiroli <zack@upsilon.cc>
Berarti cocok. Dan harus sama persis ya.

Oke langkah kedua adalah mendownload ISO Tails OS dan verifikasi. Disini saya download menggunakan aria2.
Baca:


Perintahnya:
aria2c -x 16 http://dl.amnesia.boum.org/tails/stable/tails-amd64-3.8/tails-amd64-3.8.iso

Download juga key signing nya.
aria2c https://tails.boum.org/torrents/files/tails-amd64-3.8.iso.sig
Selanjutnya lakukan verifikasi:
gpg --no-options --keyid-format 0xlong --verify tails-amd64-3.8.iso.sig tails-amd64-3.8.iso

Output:
gpg: Signature made Mon 25 Jun 2018 06:14:47 PM WIB
gpg:                using EDDSA key CD4D4351AFA6933F574A9AFB90B2B4BD7AED235F
gpg: Good signature from "Tails developers " [unknown]
gpg:                 aka "Tails developers (offline long-term identity key) " [unknown]

Pastikan tanggalnya sesuai. Dan juga ditandai sebagai Good signature.

Selanjutnya adalah instalasi Tails Installer.
Jika kalian pengguna Debian gunakan perintah berikut:
BACKPORTS='deb http://http.debian.net/debian/ stretch-backports main'
echo $BACKPORTS | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/stretch-backports.list && echo "OK"

Jika pengguna Ubuntu gunakan perintah berikut:
sudo add-apt-repository universe
sudo add-apt-repository ppa:tails-team/tails-installer

Selanjutnya update repository dan install tails-installer.
sudo apt update && sudo apt install tails-installer

Oke selanjutnya tancapkan Flashdisk. Dan sekarang saatnya instalasi Tails OS.
Buka tails Installer dengan perintah
tails-installer

 Selanjutnya pilih lokasi ISO Tails, lokasi Flashdisk yang akan digunakan, lalu klik install.

Tunggu proses install sampai selesai.

Selanjutnya shutdown Ubuntun atau Debian mu. Hidupkan komputer, masuk BIOS, dan setting agar USB Flashdisk ada di urutan boot pertama. Selanjutnya restart. Maka kalian akan masuk ke grub Tails OS.

Tunggu proses booting selesai. Selanjutnya kalian akan dibawa ke tampilan Welcome Tails. Pilih bahasa dan input keyboard yang kalian gunakan, dan klik Start Tails.

Tunggu sekitar 20 detik sampai desktop Tails muncul.



Sekarang kalian bebas melakukan apa saja dengan Tails OS. Namun perlu diingat, setelah kalian mematikan Tails OS, data yang tersimpan didalamnya akan ikut hilang. Nah dibawah ini bagaimana cara membuat persistence storage yang dienkripsi.

Masuk ke menu Applications ▸ Tails ▸ Configure persistent volume
Tentukan sendiri password yang akan digunakan. Lalu klik tombol Create dan tunggu hingga selesai.

Selanjutnya akan muncul list apa saja yang bisa kalian simpan di fitur Persistent. Direkomendasikan hanya untuk mengaktifkan Personal Data saja. Selanjutnya klik Save.

Selanjutnya kalian reboot Tails. Maka akan ada kolom tambahan di Welcome Tails untuk memasukkan password fitur Persistent yang kalian buat sebelumnya.

Oke sekian tutorial kali ini dan semoga bermanfaat.

Artikel Terkait Linux ,Security

No comments:

Post a Comment