Mengenal Struktur Direktori di GNU/Linux

Friday, June 3, 2016

Setelah kita menginstall sistem operasi berbasis linux, ada baiknya kita juga mengenali sistem yang kita pakai. Hal ini bertujuan agar nantinya tidak kesulitan jika kita mendapat masalah atau error. Kali ini saya akan membahas struktur dasar direktori pada Linux.

Berbeda dengan Windows dimana kita mengenal partsi sistem C, dan disusul partisi ntfs D, E, dll, dl Linux pembagian partisinya adalah /root, /bin, /etc, dll.
Kira kita struktur nya seperti ini  :
source fossbytes.com
Nah kali ini kita akan membahas satu per satu direktori dasar pada linux.
1. / - Direktori Root

Kita mulai dari direktori paling penting. direktori Root adalah direktori induk yang menampung sub-direktori lain maupun file sistem di Linux

2. /bin

Di direktori /bin ini tersimpan binary dan program executable. Perintah perintah dasar di Linux seperti gzip, chmod, tail, nc, dan lainnya tersimpan disini. Direktori yang serupa adalah /sbin yang menyimpan perintah perintah penting dari sistem admin.

3. /boot

Yang tak kalah penting adalah folder /boot. DIsini tersimpan file statis boot loader yang berguna untuk melakukan booting sistem. Disini tersimpan file grub beserta file kernel yang terinstall.

4. /etc

Selanjutnya direktori /etc . Disini tersimpan file file konfigurasi di sistem Linux mu. Contohnya informasi hostname ataupun konfigurasi apache2. Semua file di direktori /etc harus text, bukan executeble program. Nah disini tersimpan file penting /etc/passwd dan /etc/shadow yang menyimpan data penting berupa otentifikasi data dan identifikasi user.

5. /dev
Direktori ini berisi file device yang berada di bawah kontrol sistem maupun administrator. Terminal device, disk drive, USB dll tersimpan di direktori /dev dan dibaca sebagai file, bukan device.

6. /home

DIrektori /home menyimpan direktori penguna yang ada di linux mu. Misal username yang dibuat adalah "akame" maka di folder home akan terdapat folder"akame" yang berisi file file personal dari username "akame" tersebut. Biasanya hak akses direktori juga dibatasi sehingga pemilik username akame hanya bisa mengelola file di folder "akame" dan tidak bisa mengubah isi folder user lain.

7. /lib

Direktori /lib berisi library file sistem serta modul kernel yang diperlukan oleh binary pada direktori /bin dan /sbin . Demikian pula dengan /lib64 ,yang berisi library file sistem untuk sistem operasi 64-bit.

8. /media

Direktori /media digunakan untuk mounting sementara removable media seperti CD-ROM, Flashdisk, HDD Eksternal dll. Kalian juga bisa mengakses subdirektori dari device yang di mounting. Jika kalian menginstall Windows dan Linux bersamaan ( dual boot ), maka partisi ntfs yang ada di Windows juga akan masuk ke direktori /media .

9. /opt

Direktori /opt berisi sub-direktori dari aplikasi pihak ketiga yang kalian install di Linux.

10. /proc

Disini tersimpan informasi mengenai proses yang berjalan di sistem kalian di /proc/PID yang mana PID adalah proses id. DI sini juga tersimpan informasi mengenai system resources.

11. /tmp

Folder ini digunakan untuk menyimpan temporary file dari sistem maupun aplikasi yang sedang digunakan. Biasanya file yang tersimpan disini akan dihapus setelah kita melakukan reboot.

12. /usr

Direktori /usr  berisi aplikasi dan file yang berkaitan dengan pengguna tertentu dibandingkan dengan file dan aplikasi dari sistem. Misalnya, binari penting dan binari sistem administrasi penting disimpan di direktori /bin & /sbin sedangkan yang non-esensial disimpan di /usr/bin & /usr/sbin

13. /var

Terakhir adalah /var . Direktori ini merupakan direktori penting dalam struktur direktori Linux. DIsini tersimpan file sistem yang ukuran datanya terus membesar dari aktu ke waktu contohnya log, packages, mail atau file database bisa kalian temui di direktori /var .

Nah mungkin sekian penjelasan kali ini, semoga bermanfaat, jika ada kebingungan silahkan komentar.

Artikel Terkait Artikel ,Linux ,Linux Basic

1 comment: