Mengenal Runlevel pada Linux

Monday, October 23, 2017

Mengenal Runlevel pada Linux - Kali ini saya akan membahas mengenai runlevel. Apa itu linux runlevel ? Runlevel mendefinisikan status mesin setelah booting. Runlevel yang berbeda biasanya ditetapkan (tidak harus dalam urutan tertentu) ke mode single-user, mode multi-user tanpa layanan jaringan dimulai, mode multi-user dengan layanan jaringan dimulai, sistem shutdown, dan sistem sistem reboot. Penyiapan konfigurasi yang tepat ini bervariasi antara sistem operasi dan distribusi Linux. 
Pada praktek standar sesuai  Linux Standard Base, runlevel dibagi menjadi tujuh level yang diwakili dari angka 0 sampai angka 6. Dimana 0 adalah system halt dan 6 adalah reboot.
Berikut daftar lengkapnya :
  • 0 - Halt. tidak ada service berjalan, system dapat dimatikan.
  • 1 - Single-user mode. jarang digunakan dan hanya dipakai saat saat tertentu saja misalnya tidak  dapat mengkonfigurasi antarmuka jaringan, memulai daemon, atau mengizinkan root tanpa password karena lupa password.
  • 2 - Multi-user mode.  pada distro Ubuntu atau Debian digunakan sebagai level multi user
  • 3 - Multi-user mode. memulai sistem dengan normal dengan full CLI. contohnya saat kita mengakses server.
  • 4 - Not used/user-definable.  untuk tujuan khusus saja.
  • 5 - memulai sistem secara normal sama seperti level 3 hanya saja ditambah GUI.
  • 6 - reboot sistem.

Untuk melihat level dari pengguna yang saat ini login, bisa menggunakan perintah who -r
Contoh :
akame@linuxsec:~$ who -r
         run-level 2  2017-10-23 18:17
Untuk pindah runlevel kita bisa gunakan perintah init.
Contoh
init 3
Yang sudah biasa pegang linux juga tentu tau lah ada yang mematikan sistemnya dengan perintah init 0.
Oh iya, kalian juga dapat mengganti urutan runlevel sesuai keinginan. Bisa diedit sendiri di file /etc/inittab .
Baiklah sekian artikel kali ini, jika ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan.

Referensi :
https://en.wikipedia.org/wiki/Runlevel

Artikel Terkait Artikel ,Linux Basic

No comments:

Post a Comment