Konfigurasi Redis Caching di Ubuntu Server

Selasa, 14 Agustus 2018

Konfigurasi Redis Caching di Ubuntu Server - Kali ini saya akan sharing sedikit mengenai Redis. Ada banyak cara yang dilakukan oleh sysadmin untuk meningkatkan performa server. Salahsatunya dengan mengoptimalkan caching. Nah, Redis sendiri menawarkan kelebihan melalui fitur fitur nya dan juga mampu mengolah data yang lebih besar.

Cara kerjanya kira-kira seperti ini:
Saat pertama kali halaman web dimuat, permintaan database dilakukan di server. Redis menyimpan cache dari request ini. Jadi, ketika pengguna lain memuat halaman Wordpress, hasilnya diberikan dari Redis dan dari memori tanpa perlu query database. Hal ini tentu akan mempercepat proses loading dan juga meringankan beban server daripada me-load query database setiap ada pengunjung yang mengakses web.

Jadi yang di cache disini bukan file nya, tapi database nya. Mirip dengan Memcached.


Di tutorial ini saya akan mencoba memasang Redis cache di WordPress. Oke langsung saja.

sudo apt update
sudo apt install redis-server php-redis
Perintah diatas adalah untuk menginstall redis dan ekstensi php untuk redis. Jika perintah diatas sudah dijalankan, kita coba cek apakah ekstensi redis sudah terinstall.
php -m | grep redis

Oke langkah berikutnya adalah mengkonfigurasi Redis agar bertindak sebagai cache.
 sudo nano /etc/redis/redis.conf
Lalu tambahkan baris berikut di paling bawah:
maxmemory 256mb
maxmemory-policy allkeys-lru
Oke next. 
Karena di tutorial ini yang saya contohkan adalah WordPress, kita install plugin Redis Object Cache di WordPress.

Nah selanjutnya edit wp-config.php mu dan tambahkan baris berikut di bagian * Authentication Unique Keys and Salts.
define('WP_CACHE_KEY_SALT', 'yuzurihainori');
Untuk Key_SALT bebas diisi dengan query apapun. Ini hanya untuk inisialisasi terutama jika kalian menggunakan redis cache di banyak WordPress dalam satu server.
Selanjutnya aktifkan plugin Redis Object Cache.

Selanjutnya cek dengan perintah berikut di terminal untuk mengecek apakah Redis caching sudah berjalan atau belum.
redis-cli monitor
Contoh output:

Oke mungkin sekian untuk tutorial kali ini. Untuk optimasi Redis caching kita bahas di artikel yang akan datang.

Artikel Terkait Nginx ,Redis ,Server ,Ubuntu