Penggunaan If Statement pada Bash Scripting

Selasa, 28 April 2020

Ini adalah artikel mengenai bash scripting yang saya tujukan untuk catatan pribadi seandainya sewaktu waktu dibutuhkan. Sebagai seorang sysadmin, saya sendiri butuh beberapa task yang dibuat otomatis, dan karena saya tidak bisa coding (lol), bash scripting ini sedikit banyak sangat membantu.

Nah, di tutorial ini saya akan membahas mengenai If Statement di bash. Secara garis besar, penggunaan if adalah sebagai berikut:
if [kondisi pertama];then
perintah pertama;
elif [kondisi kedua]; then
perintah kedua;
else
perintah alternatif;
fi
Namun kondisi diatas bisa bisa saja diturunkan lagi menjadi hanya ada satu if statement (tanpa elif), ataupun ditambah dengan lebih banyak kondisi (lebih banyak elif).

Conditional Expression
Pada bash scripting kita mengenal conditional expression. Kalian bisa gunakan perintah man bash untuk membaca lebih lanjut. Atau bisa cek juga di link berikut:
  • https://www.gnu.org/software/bash/manual/html_node/Bash-Conditional-Expressions.html
  • http://man7.org/linux/man-pages/man1/bash.1.html
Langsung saja ke contoh, disini saya akan mencontohkan penggunaan "-z" yang digunakan untuk mengecek apakah string length dari input bernilai zero.
Kita memiliki dua buah file dimana satu file memiliki konten didalamnya serta satunya lagi kosong.
touch emptyfile
echo "content" > notempty
Lalu buatlah satu file checker dengan bash script berikut:
#!/bin/bash
if [ -z $(cat $1) ]
then
echo "This file is empty";
else
echo "File is not empty"
fi

Kita periksa apakah scriptnya bekerja:

Well, masih banyak sebenernya yang perlu dibahas. Tapi untuk sementara ini dulu. Saya masih ngumpulin niat buat nulis lagi.

Oke sekian, semoga bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar.

Artikel Terkait Bash Scripting