Membuat Multiboot USB Menggunakan Ventoy

Sabtu, 06 Maret 2021

Membuat Multiboot USB Menggunakan Ventoy. Oke kali ini saya akan membahas bagaimana cara membuat bootable USB secara simple menggunakan Ventoy. Jika sebelumnya kita telah membahas bagaimana cara membuat bootable USB menggunakan Etcher, mungkin bagi yang sering mencoba atau gonta ganti distro cara tersebut kurang efektif karena kita harus melakukan flash ulang setiap akan mencoba distro baru.

Dengan Ventoy, kalian bisa lebih simple karena proses instalasinya cukup sekali saja yakni menginstall Ventoy ke USB flashdisk, selanjutnya tinggal kalian copy file ISO nya ke flashdisk. Bahkan, kalian bisa menyimpan lebih dari satu image OS kedalam flashdisk, dan menjadikannya multiple bootable USB yang berisi beberapa OS sekaligus.

Install Ventoy
Oke langsung saja. Kalian bisa download Ventoy terbaru disini.
wget https://github.com/ventoy/Ventoy/releases/download/v1.0.36/ventoy-1.0.36-linux.tar.gz
tar -xvf ventoy-1.0.36-linux.tar.gz
cd ventoy-1.0.36/
Nah, metode untuk instalasinya sendiri ada dua, lewat cli dan GUI. Disini saya pakai yang GUI agar lebih mudah.
sudo ./VentoyWeb.sh
Selanjutnya akan muncul informasi url yang bisa kalian akses melalui browser.
===============================================================
  Ventoy Server 1.0.36 is running ...
  Please open your browser and visit http://127.0.0.1:24680
===============================================================

################## Press Ctrl + C to exit #####################


Kalian bisa ganti sendiri GPT ataupun MBR melalui menu Option. Jika USB flashdisknya sudah benar, tinggal klik install. Lalu tunggu prosesnya selesai.
Jika sudah selesai terinstall, maka table Ventoy in Device akan muncul informasi Ventoy yang terinstall.

Di USB flashdisk yang terinstall Ventoy, akan terbagi dua partisi dimana satu partisi berisi bootable Ventoy dan satu partisi kosong. Di partisi kosong inilah ISO Linux kalian letakkan.



Dan ini tampilan menu Ventoy ketika pertama booting.

Selanjutnya tinggal dipilih mau booting ke ISO yang mana.

Oke mungkin sekian tutorial singkat kali ini, semoga bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar.

Artikel Terkait Utilities