Benchmark VPS Ubuntu 14.04 LTS dari VPSie

Rabu, 03 Januari 2018

Benchmark VPS Ubuntu 14.04 LTS dari VPSie - Kembali lagi dengan saya melanjutkan ekspedisi pencarian VPS murah tapi performa mantap. Kali ini saya mencoba VPS dari VPSie. Tentu saja beli yang paling murah karena kapok beli langsung mahal ternyata performa buruk. Namun sepertinya dalam benchmark kali ini lagi lagi saya dapet zonk. Jika kemarin beli VPS di Contabo yang bermasalah kecepatan baca tulis di penyimpanan data, kali ini yang bermasalah malah kecepatan download di servernya.

Yang saya benchmark adalah VPS dengan harga $4 per bulan dengan spesifikasi berikut :  
CPU model            : Common KVM processor
Number of cores      : 1
CPU frequency        : 2659.998 MHz
Total size of Disk   : 10.1 GB (1.3 GB Used)
Total amount of Mem  : 741 MB (567 MB Used)
Total amount of Swap : 0 MB (0 MB Used)
System uptime        : 2 days, 4 hour 15 min
Load average         : 0.08, 0.05, 0.05
OS                   : Ubuntu 14.04.1 LTS
Arch                 : x86_64 (64 Bit)
Kernel               : 3.13.0-32-generic
Dan berikut hasil benchmark menggunakan bench.sh :
----------------------------------------------------------------------
I/O speed(1st run)   : 242 MB/s
I/O speed(2nd run)   : 450 MB/s
I/O speed(3rd run)   : 303 MB/s
Average I/O speed    : 331.7 MB/s
----------------------------------------------------------------------
Node Name                       IPv4 address            Download Speed
CacheFly                        205.234.175.175         979KB/s
Linode, Tokyo, JP               106.187.96.148          977KB/s
Linode, Singapore, SG           139.162.23.4            975KB/s
Linode, London, UK              176.58.107.39           976KB/s
Linode, Frankfurt, DE           139.162.130.8           976KB/s
Linode, Fremont, CA             50.116.14.9             979KB/s
Softlayer, Dallas, TX           173.192.68.18           144KB/s
Softlayer, Seattle, WA          67.228.112.250          957KB/s
Softlayer, Frankfurt, DE        159.122.69.4            968KB/s
Hasil benchmark menggunakan Nench :
Disks:
vda     10G  HDD

CPU: SHA256-hashing 500 MB
    6.428 seconds
CPU: bzip2-compressing 500 MB
    7.959 seconds
CPU: AES-encrypting 500 MB
    5.992 seconds

ioping: seek rate
    min/avg/max/mdev = 77.2 us / 209.9 us / 10.1 ms / 403.6 us
ioping: sequential read speed
    generated 12.3 k requests in 5.00 s, 3.01 GiB, 2.47 k iops, 617.1 MiB/s

dd: sequential write speed
    1st run:    220.30 MiB/s
    2nd run:    473.02 MiB/s
    3rd run:    273.70 MiB/s
    average:    322.34 MiB/s

IPv4 speedtests
    your IPv4:    162.220.55.xxxx

    Cachefly CDN:         0.95 MiB/s
    Leaseweb (NL):        0.67 MiB/s
    Softlayer DAL (US):   0.06 MiB/s
    Online.net (FR):      0.86 MiB/s
    OVH BHS (CA):         0.76 MiB/s

IPv6 speedtests
    your IPv6:    2602:ffa6:300:xxxx

    Leaseweb (NL):        0.87 MiB/s
    Softlayer DAL (US):   0.78 MiB/s
    Online.net (FR):      0.06 MiB/s
    OVH BHS (CA):         0.90 MiB/s
-------------------------------------------------
Bisa dilihat, tidak ada masalah dengan kecepatan baca tulis (ya wajar karena pakai SSD). Nah masalahnya speed download dibawah 1MB ini bener bener aneh. Dan lebih parahnya lagi, performa prosesor nya juga dibawah standar. Berikut hasil benchmark menggunakan GeekBench

Padahal kalau dilihat dari seluruh vps yang ada disana, harganya juga tidak terlalu murah. Hampir sama dengan Digital Ocean.

Kesimpulan

So, dari hasil benchmark diatas saya sangat tidak merekomendasikan VPSie. Masih mending kecepatan baca tulis hdd kacau, gak bakal kerasa kalau cuma web web macam WordPress yang resource nya dikit. Tapi kalau yag buruk speed downloadnya, bakal kerasa juga waktu diakses.

Artikel Terkait Benchmark VPS