Mengenal Perbedaan Kernel Prepatch, Mainline, Stable, dan Longterm

Kamis, 01 Februari 2018

Mengenal Perbedaan Versi Prepatch, Mainline, Stable, dan Longterm pada Kernel Linux - Kali ini saya akan membahas sedikit mengenai perbedaan versi kernel di GNU/Linux. Jika kalian melihat di kernel.org ada empat kategori yaitu prepatch (RC), mainline, stable, dan longterm. Lalu apa perbedaannya?
Berikut screenshot yng saya ambil di homepage kernel.org
Oke sekarang kita akan bahas satu persatu.

Prepatch

Prepatch atau biasa disebut versi Release Candidate adalah versi kernel yang ditujukan untuk para pengembang kernel dan juga penggiat linux. Pada versi ini biasanya dimasukkan fitur fitur yang belum dimasukkan di versi stable. Tujuannya adalah untuk menguji dan juga mencari bug pada kernel yang akan dirilis selanjutnya. Jadi bisa dibilang, pengguna kernel ini bertindak layaknya "beta tester". Prepatch kernel sendiri di-maintain dan dirilis oleh Linus Torvalds.

Mainline

Versi ini juga dikembangkan dan dirilis oleh Linus Torvalds. Pada Mainline tree inilah semua fitur baru diperkenalkan. Mainline kernel biasane dirilis setiap 2-3 bulan sekali. Untuk upgrade kernel ke Mainline di Ubuntu bisa baca artikel berikut :


Stable

Setelah versi mainline dirilis dan dianggap sudah stabil, versi ini pun dirilis.Semua perbaikan bug pada versi ini di-backport dari versi mainline tree dan dikelola oleh pengembang stable kernel yang telah ditunjuk. Karena versi stable biasanya rilis setiap 2-3 bulan, biasanya hanya ada sedikit perbaikan bug pada versi stable sampai versi kernel stable berikutnya dirilis. Tentu saja hal ini tidak berlaku untuk kernel yang masuk versi longterm.

Longterm

Ada beberapa versi stable kernel yang "masuk" ke versi pemeliharaan jangka panjang atau longterm. Ini ditujukan untuk memperbaiki bug dari kernel lawas. Hanya perbaikan bug penting yang diterapkan pada kernel jenis ini sehingga tidak sering terjadi update terutama pada versi yang lebih tua.Karena namanya pemeliharaan jangka panjang, kernel jenis ini biasanya disupport untuk beberapa tahun.

Saat kernel linux berpindah dari Mainline ke Stable, ada beberapa kemungkinan yang akan terjadi:
  • Mereka bisa mencapai "End of Life" setelah beberapa revisi bugfix, yang berarti bahwa pengelola kernel tidak akan merilis lagi bugfixes untuk versi kernel ini, atau
  • Mereka dapat dimasukkan ke dalam perawatan "jangka panjang", yang berarti bahwa pengelola akan memberikan perbaikan bug untuk revisi kernel ini untuk jangka waktu yang lebih lama.
Nah, jika kernel yang kalian gunakan masuk ke kemungkinan pertama yakni pendapat EOL, disarankan segera upgrade ke kernel versi berikutnya sehingga kalian akan mendapat dukungan dari developer jika mendapat masalah atau bug.

Baiklah mungkin itu yang dapat saya tulis. Sekian artikel kali ini, jika ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan.

Referensi:
  • https://www.kernel.org/category/releases.html
  • https://www.kernel.org/category/faq.html

Artikel Terkait Kernel