Mengatur Redirect URL di Web Server Nginx

Sunday, June 17, 2018

Mengatur Redirect URL di Webserver Nginx. Kali ini saya akan share beberapa rule untuk melakukan pengalihan url di web server Nginx. Tujuan redirect url bisa karena mengubah url artikel, mengubah domain dsb.


Menggunakan Fungsi Rewrite
Kalian bisa memasang fungsi rewrite di block server maupun location.
Contoh penggunaan:
server {
    . . .
    server_name www.jackwilder.me;
    rewrite ^/(.*)$ http://www.zafkiel.net/$1 redirect;
    . . .
}
Perintah diatas untuk mengalihkan seluruh permintaan di situs jackwilder.me ke zafkiel.net. Jenis diatas adalah pengalihan sementara (temporary redirect). Jika ingin diubah ke permanen, tinggal ubah redirect ke permanent.

Menggunakan Fungsi Return
Fungsi ini menurut saya yang paling simpel. Sama seperti rewrite, fungsi ini bisa diletakkan di block server maupun location. Kita bisa langsung menulis kode pengalihannya di fungsi ini.
Kodenya:
return (redirect code) url;
 Contoh:
server {
    listen 80;
    listen 443 ssl;
    server_name www.jackwilder.me;
    return 301 $scheme://www.zafkiel.net$request_uri;
}
Fungsi diatas adalah untuk mengalihkan permintaan dari jackwilder.me ke zafkiel.net baik dari trafik http maupun https.

Menggunakan Fungsi try_files
try_files juga merupakan fungsi untuk pengalihan. try_files bisa diletakkan di block server maupun location.

NGINX memeriksa keberadaan file dan direktori secara berurutan (membangun jalur lengkap ke setiap file dari pengaturan root dan arahan alias), dan melayani yang pertama yang ditemukannya. Untuk menunjukkan direktori, tambahkan garis miring di akhir nama elemen. Jika tidak ada file atau direktori yang ada, NGINX melakukan redirect internal ke URI yang ditentukan oleh elemen akhir (uri).

try_files umumnya menggunakan variabel $ uri, yang mewakili bagian dari URL setelah nama domain.

Contoh paling umum adalah konfigurasi pada WordPress yang diinstall pada webserver Nginx. try_files digunakan agar pretty url WordPress berjalan dengan baik.
location / {
    try_files $uri $uri/ /index.php?$args;
}

Oke mungkin sekian dulu pengenalan dasarnya. Karena masih suasana lebaran, saya selaku admin di LinuxSec mengucapkan
selamat lebaran. minal aidzin wal faidzin. mohon maaf lahir dan batin..

Artikel Terkait Nginx

No comments:

Post a Comment