Ingin Gunakan A/B Testing pada Website? Kenali Kegunaannya Terlebih Dulu

Senin, 13 April 2020

Anda pernah mendengar istilah A/B Testing pada website? Apa itu A/B Testing? Apa saja fungsi yang ia  miliki? Ternyata, A/B Testing adalah sebuah metode untuk membandingkan dua versi laman web atau  aplikasi untuk kemudian menenntukan kira-kira versi laman web atau aplikasi manakah yang bekerja  lebih baik. Jadi, pada dasarnya A/B Testing ini adalah sebuah percobaan di mana dua atau lebih varian laman ditampilkan untuk mengetahui variasi mana yang memiliki performa lebih baik.

Ketika menjalankan percobaan ini, Anda akan dihadapkan pada berbagai pertanyaan yang nantinya
terfokus pada perubahan yang ada pada situs web atau aplikasi. Kemudian, akan ada banyak data terkait dengan perubahan tersebut. Selanjutnya, kira-kira apa saja kegunaan lainnya dari A/B Testing pada website?


Dapat Mengurangi Bounce Rate
Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa bounce rate adalah sebuah persentase pengunjung yang meninggalkan laman website setelah hanya membuka satu laman saja dari website tersebut. Nah, sebagai pengelola website, Anda pasti sudah banyak meluangkan waktu dan juga usaha untuk kemudian membuat laman website Anda terlihat menarik dan memiliki performa yang baik.

Namun, ketika mengetahui bahwa ada pengunjung yang hanya tertarik melihat satu laman saja tanpa
mengakses laman lain yang ada di website Anda, pasti rasanya sedih juga, bukan? Nah, jika memang hal tersebut sudah Anda alami, sekarang ini saatnya untuk melakukan pengoptimalan situs web melalui A/B Testing pada website.

Anda bisa melakukannya dengan cara mengotak-atik website tersebut melalui perubahan font, headline, atau apa saja yang ada di laman situs web Anda. Nantinya, Anda akan menemukan kombinasi fitur-fitur terbaik pada laman website yang membuat pengunjung tidak akan melakukan ‘bounce’ untuk kemudian merasa betah dan mengakses laman website Anda yang lainnya.

Domain .com murah Cuma di DomaiNesia

Dapat Mengurangi Risiko yang Tidak Perlu
Mungkin ada beberapa hal yang membuat Anda perlu melakukan revisi besar-besaran pada website
Anda. Melakukan kostumisasi website besar-besaran pasti membutuhkan biaya yang cukup besar dan
membutuhkan strategi yang krusial serta signifikan. Nah, menyikapi hal ini, A/B Testing pada website dapat membantu Anda untuk memeriksa perilaku pengunjung atau juga pelanggan website Anda.

Demi menghindarkan diri dari melakukan revisi dan kostumisasi website besar-besaran, Anda tentu bisa mengantisipasinya dengan melakukan A/B Testing. A/B Testing dapat memungkinkan Anda untuk mengambil sebuah keputusan penting demi berhasilnya meningkatkan peluang traffic.

Anda bisa menargetkan sumber daya untuk hal efisiensi maksimal sekaligus meningkatkan ROI baik yang berdasarkan konversi jangka pendek atau juga fitur yang lainnya. Yang perlu Anda ketahui bahwa faktor eksternal bisa memengaruhi berbagai macam hasil tes yang Anda lakukan, termasuk juga A/B Testing pada website.

Dapat Meningkatkan Conversion Rate
Anda perlu tahu bahwa A/B Testing pada website merupakan salah satu cara termudah dan juga cara
yang paling efektif untuk membuat konten. Cara ini merupakan cara yang paling efisien yang bisa Anda lakukan untuk membuat konten yang bisa memengaruhi lebih banyak pengunjung untuk menjadi pembeli. Nah, saat Anda sedang meluangkan waktu Anda untuk membuat dua versi laman website, Anda akan dengan mudah untuk melihat versi mana yang berhasil dan versi mana yang kurang menjanjikan hasil.

Banyak orang beranggapan bahwa A/B testing yang mengharuskan dua versi memang akan memakan
waktu yang sedikit lama. Namun, jika hal tersebut dilakukan secara tepat dan juga benar, pasti ia akan
membantu Anda untuk bisa mengonversi lebih banyak kesempatan. Seperti tadi contohnya, mengubah lebih banyak pengunjung website untuk menjadi pembeli. Akan sangat menguntungkan, bukan?

Melakukan Perbaikan Konten Engagement
Pada dasarnya, memang menghasilkan sebuah ide yang baru merupakan bagian yang jauh lebih sulit.
Namun, jangan salah. Ketika Anda meluangkan waktu untuk menghasilkan ide yang terkait dengan A/B testing, secara tidak langsung kemudian Anda juga akan mengevaluasi setiap aspek pada konten di website yang ingin Anda uji.

Hal ini mengartikan bahwa ketika Anda sudah berusaha mempertimbangkan dan juga membuat
variabel-variabel tertentu, Anda juga bisa membuat beberapa daftar perbaikan yang potensial terhadap website Anda. Selanjutnya, A/B Testing yang ada akan memberikan Anda gambaran terhadap versi website Anda yang jauh lebih baik dan nyaman untuk dikunjungi oleh pelanggan.

Memiliki Kemudahan Analisis
Perlu Anda ketahui bahwa salah satu hal terbaik dari A/B Testing adalah kemudahan yang bisa Anda
rasakan untuk menganalisis hasil yang faktual. Mengapa demikian? Pasalnya, saat menganalisis data dari A/B Testing, Anda akan relatif mudah untuk bisa menentukan versi mana yang lebih baik berdasarkan fitur sederhana secara langsung.

Contoh lain dari kemudahan analisis ini bisa Anda terapkan pada dua nomor telepon. Misalkan, Anda
memiliki sebuah bisnis yang pemasaran dan penawaran dilakukan melalui panggilan telepon, coba saja tawarkan dua nomor telepon yang berbeda, kira-kira nomor telepon mana yang mendapatkan lebih banyak panggilan? Jika salah satu nomor memiliki banyak panggilan itu artinya nomor telepon yang memiliki banyak panggilan tersebut memiliki versi yang lebih baik dibandingkan nomor lainnya.

Itulah beberapa informasi penting terkait dengan A/B Testing pada website beserta juga kegunaannya. Tentunya, Anda bisa menggunakan metode A/B Testing website ini guna menghasilkan versi website atau aplikasi yang jauh lebih baik.

Artikel Terkait Website