Distro Linux yang Cocok untuk Pemula

Minggu, 11 November 2018

Distro Linux yang Cocok untuk Pemula - Bicara tentang Linux, atau lebih tepatnya GNU/Linux, yang ada di bayangan para pemula adalah sistem operasi super ribet dengan hanya tersedia console berwarna hitam didepannya. Setidaknya itu yang saya simpulkan dari hasil menanyakan apa pendapat mereka tentang GNU/Linux. Rata-rata menjawab "pengen nyoba sih mas, tapi kayaknya ribet. harus ngetik ngetik gitu". Mungkin maksud mereka adalah di GNU/Linux semua operasinya serba via command line.
Padahal jaman sekarang, varian GNU/Linux (yang selanjutnya kita sebut distro) sangat bermacam macam. Banyaknya varian distro linux ini dikarenakan pengembangnya juga menargetkan pengguna yang berbeda-beda. Misal Kali Linux atau DracOs yang ditujukan untuk keperluan keamanan jaringan, SteamOS yang dioptimasi agar dapat menjalankan game Steam di Linux dengan lancar, dll.

Nah, untuk pemula sendiri komunitas mungkin sepakat bahwa distro yang paling cocok adalah Ubuntu. Ubuntu didesain untuk pengguna GUI, sehingga operasionalnya sendiri tidak melulu mengetikkan perintah di terminal. Bahkan untuk instalasi software sendiri sudah disediakan Ubuntu Software Center, yang mana fungsinya seperti Playstore untuk Android.


Dan distro turunan dari Ubuntu sendiri cukup banyak. Seperti ChaletOS yang desktopnya memang dibuat mirip dengan Windows agar pengguna yang baru migrasi merasa familiar. Ada juga Linux Mint dengan desktop Cinnamon nya, dan masih banyak lagi.

Selain user interface yang tidak membingungkan, dukungan komunitas untuk Ubuntu lumayan bagus. Bisa dilihat di forum forum yang membahas Ubuntu, entah itu web forum, maupun grup di Facebook, biasanya penghuni forum sangat welcome kepada pengguna baru. Sehingga kita bisa bertanya jika mendapatkan masalah dengan sistem operasi Ubuntu yang kita pakai. Tentu saja dengan memperhatikan akidah cara bertanya di forum yang baik dan benar.

Baiklah, bagaimana? Tertarik mencoba Ubuntu?
Jika masih ragu, kalian bisa coba dulu di virtual dengan memanfaatkan VMware atau Virtualbox. LinuxSec juga menyediakan panduan cara install linux. Silahkan dicek.

Baiklah sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Artikel Terkait Artikel